Cara Menulis Buku Harian Yang Menarik

Menulis buku harian adalah cara kita mengisi kenangan dalam hidup, tetapi juga memiliki manfaat lain seperti melatih kreativitas dalam menulis.

Menulis juga dapat membantu menjaga kesehatan mental kita.

Untuk membuat buku harian yang menarik intinya adalah fokus untuk membiasakan diri menulis dan menjadi kreatif.

Ringkasan

Jika kita sudah mencoba membuat catatan harian setiap hari dan ternyata kita tidak bisa terus melakukannya, maka cobalah membuat jadwal sehingga kita  bisa menulis dalam buku harian pada waktu yang sama setiap hari.

Buat tema harian, seperti buku harian  tentang rasa syukur,  impian, dan jangan takut untuk mencoret-coret atau menulis saat kita merasakan mood yang baik.

Bagaimana tips agar kita bisa terus menulis buku harian. Simak terus ya tips berikut ini:

Metode 1

Masuk ke kebiasaan menulis harian dengan cara:

1. Buat buku harian kita bermanfaat

Salah satu bagian yang paling sulit dari menulis harian adalah membiasakan menulis setiap hari.

Trik mudah untuk membiasakan adalah membuat buku harian kita mudah diakses dan terlihat.

Jika anda masih merasa sulit memulai, coba anda renungkan mengapa menulis setiap hari itu penting dan mengapa anda harus menulis untuk diri sendiri.

Banyak orang suka menyimpan buku harian ke mana pun mereka pergi, di saku, tas, atau ransel. Dengan cara ini kita  dapat menulis di buku harian setiapkali kita memiliki ide untuk menulis sesuatu.

Yang lain lebih suka menyimpan buku harian mereka di tempat yang dapat diakses di rumah mereka, seperti di samping tempat tidur.

Menyimpan buku harian di suatu tempat yang dapat melihatnya dapat membantu kita ingat untuk menulis setiap hari.

2. Jadwalkan waktu untuk menulis.

Banyak orang merasa nyaman untuk memilih waktu tertentu untuk menulis setiap hari.

Pilihan umum yang tepat adalah sebelum tidur atau bahkan ketika bangun tidur di pagi hari

Memiliki waktu penulisan terjadwal membantu kita mengembangkan rutinitas menulis setiap hari.

Ini membiasakan otak kita terbiasa menulis pada waktu tertentu.

Akhirnya kita akan menemukan kata-kata mulai mengalir lebih mudah pada waktu penulisan.

Tentu saja kita dapat menulis di buku harian  kapan saja.

Memiliki waktu penulisan yang terjadwal bukan berarti kita tidak bisa menulis di lain waktu.  Jika inspirasi menulis datang secara tiba tiba, maka kita bisa menulis lebih dari sekali sehari jika kita tergerak untuk melakukannya.

3. Jangan khawatir tentang pendapat orang lain.

Menulis buku harian adalah untuk kita sendiri bukan untuk orang lain.

Ketika kita menulis di buku harian jangan terlalu khawatir tentang aturan pengejaan dan tata bahasa atau bagaimana orang lain dapat menilai apa yang kita tulis.

Karena jika anda memperhatikan perkataan orang lain, itu dapat memperlambat menyalurkan kreativitas menulis.

Menulis buku harian hanya untuk diri sendiri, dapat membantu kita mengenal diri sendiri lebih baik, mengurangi stres.

Ini dapat berdampak positif pada kesehatan mental dan fisik kita.

Jika ada sesuatu hal di buku harian yang ingin kita bagi dengan orang lain, kita dapat mengeditnya nanti bila kita  khawatir tentang ejaan dan tata bahasa.

4. Buat “pertanyan” untuk masukan.

Beberapa hari tulisan kita akan mengalir dengan mudah dan alami.

Namun di hari hari berikutnya mungkin kita akan merasa kesulitan untuk memulai menulis, nah kita dapat membuat pertanyaan yang akan membantu kita untuk memulai menulisi. Berikut beberapa saran:

Mengapa saya malas menulis?

Apa yang saya lakukan kemarin/hari ini?

Pelajaran apa yang saya pelajari?

Apa yang saya rasakan saat ini?

Apa yang saya syukuri?

Apa yang saya baca kemarin/ hari ini?

Apa rencanaku untuk hari ini/besok?

Apa hal terpenting yang harus saya selesaikan hari ini / besok / minggu ini? Mengapa?

5. Gunakan peristiwa yang terjadi untuk masukan singkat.

Beberapa hari selanjutnya kita mungkin tidak punya banyak waktu untuk menulis, atau mungkin tidak merasa ingin menulis.

Dalam kasus seperti itu, tidak apa-apa untuk melakukan masukan singkat dengan hanya menggunakan beberapa poin tentang peristiwa atau pemikiran yang kita miliki hari itu.

Misalnya, bertemu teman lama untuk makan siang

Berdiskusi tentang program kerja.

Membaca novel atau buku cerita yang disukai.

Terkadang, poin-poin ini memberikan masukan untuk kita sebagai bahan untuk menulis, Lebih baik untuk menuliskan beberapa catatan daripada melewatkan satu hari tanpa menulis.

6. Jangan menyerah jika kita melewatkan satu hari.

Jika suatu hari kita sama sekali tidak ada ide untuk menulis, jangan berkecil hati.

Buku harian kita adalah untuk kita sendiri, dan tidak ada aturan yang mengatakan bahwa kita wajib menulis setiap hari.

Yang mengatakan wajib, cobalah untuk tidak melewatkan lebih dari dua hari berturut-turut menulis.

Melakukan hal itu dapat menyebabkan risiko  dari kebiasaan menulis.

 

Metode 2

Bottom of Form

Menjaga agar tulisan kita menarik denga cara:

1.Memberikan tujuan khusus buku harian kita.

Selama beberapa waktu dalam hidup kita, kita  mungkin tidak merasa banyak hal menarik terjadi.

Ini dapat membuat lebih sulit untuk menulis sesuatu yang menarik setiap hari.

Salah satu kemungkinan untuk menyiasati ini adalah mengabadikan buku harian kita untuk tujuan tertentu, dan menulis tentang itu setiap hari. Misalnya:

Sebuah buku harian proyek kerja, di mana kita mencatat kemajuan kita pada beberapa proyek yang sedang berlangsung, baik pribadi maupun profesional.

Buku harian tentang rasa syukur, di mana kita menulis setiap hari tentang sesuatu yang kita syukuri.

Buku harian tentang alam, di mana kita bisa menulis tentang tumbuhan, hewan, cuaca, atau hal-hal alami lainnya yang kita lihat setiap hari.

2.Terinci.

Membiasakan menulis tentang peristiwa secara detail tulisan kita yang menarik. Ini juga akan membuat buku harian kita lebih berguna untuk mengingat hal-hal yang terjadi.

Bahkan sesuatu yang sangat menarik bisa terasa hambar jika dideskripsikan tanpa rincian yang detail.

Misalnya kita menulis: “Aku  melihat penyanyi favoritku memainkan konser malam ini.”

Itu tidak terlalu menarik, tapi jika kita  menggambarkan tepuk tangan meriah dari kerumunan penonton, dan saat ketika penyanyi membungkuk  menyalami  penonton di deretan depan itu akan membuatnya lebih menarik untuk ditulis dan dibaca nanti.

3.Tulis tentang pikiran dan perasaan, bukan hanya kejadian.

Dengan cara yang sama tulisan kita akan lebih menarik jika kita mendeskripsikan refleksi pribadi tentang peristiwa yang terjadi pada diri kita.

Mengikuti contoh sebelumnya, kita bisa menggambarkan yang kita rasakan di saat-saat sebelum penyanyi favorit kita naik ke panggung, bagaimana tepukan yang meriah membuat seluruh tubuh terasa seperti bergetar, betapa senang dan bahagia kita ketika penyanyi  memainkan lagu favorit, dan seterusnya.

Ini juga dapat membantu kita menggunakan buku harian untuk memproses perasaan kita  selama masa-masa sulit.

4. Jujur.

Ingat bahwa tulisan ini hanya untuk kita sendiri. Mengisi buku harian dengan refleksi yang jujur ​​akan membuat pengalaman lebih bermanfaat. Mungkin juga akan membuatnya lebih menarik.

Ketika kita merasa bebas mengeksplorasi pikiran dan perasaan kita dalam tulisan ,maka kita akan merasa puas dengan tulisan kita.

5. Gunakan buku harian untuk menulis dengan kreatif.

Banyak orang berfikir bahwa menulis buku harian adalah tentang cerita pribadi, dan memang banyak buku harian yang seperti itu.

Tapi jangan takut walaupun begitu kita dapat menulis banyak kreativitas dalam buku harian kita, kecuali jika kita merasa tidak mempunyai banyak hal yang dibicarakan dalam kehidupan kita.

Beberapa orang menggunakan buku hariannya untuk menulis cerita pendek atau dari karya fiksi lainnya.

Kita juga dapat menulis dari puisi yang kita baca atau lirik lagu yang menginspirasi kita, sehingga kita bisa untuk menulis puisi atau lagu kita sendiri.

Materi ini bisa menjadi draf yang dapat kita kembangkan lebih lengkap nantinya atau bisa juga menjadi bagian dari tulisan pribadi di dalam buku harian kita.

6. Tambahkan gambar

Cara lainnya untuk membuat tulisan kita menarik adalah dengan menambahkan gambar, dan gambar yang menjadikan tulisan kita lebih hidup.

Kita dapat menggunakan buku harian kita untuk menulis kejadian dalam hidup kita dan menjelaskannya.

Contohnya ketika kita melihat penyanyi favorit  kita, kita dapat menempelkan tiket di halaman buku harian yang kita gunakan untuk menjelaskan tulisanmengenai konser penyanyi favorit kita.

Dan ternyata, menulis itu menyenangkan dan menyehatkan, walau terkadang rasa malas menulis itu menghampiri.

 

Naskah asli diterbitkan dalam bahasa Inggris di wikihow.com

Edisi bahasa Indonesia di edit oleh Dewi dari Buatbuku.com

Tujuh Tips Menulis dari Stephen King

Mungkin anda mengenal Stephen King dari novel-novel dan buku-buku fiksinya.

Meskipun King tidak terkenal dari beberapa penulis kontemporer lainnya, dia tahu cara menjual buku.

Baru baru ini Blog Positivity menerbitkan sebuah artikel dengan judul  tujuh tips penulisan yang diambil dari karya Stephen King.

Ini adalah salah satu kutipan dari poin ke empat:

“King memiliki kejujuran dalam karya fiksinya.

Dia bisa membuat kita merasa berhubungan langsung dengan dia dan karakternya.

Karena karya fiksi King sering berisi hal yang aneh dengan plot aneh yang jarang kita temui pada orang normal, saya pikir salah satu kekuatannya sebagai penulis adalah mampu menulis konten yang bisa saling dihubungkan.

Salah satu kunci untuk melakukan itu adalah memiliki kejujuran karakter dengan sisi buruk dan baik dan motivasi tinggi kenapa orang harus menulis untuk diri sendiri.

Pembaca bisa mengkaitkan dengan semua kesalahan, nafsu, ketakutan, kelemahan, dan momen-momen baik di setiap karakter.

Karakter King tampak seperti manusia sehingga dapat menciptakan koneksi yang kuat untuk pembaca yang mulai peduli tentang karakter.

Kunci lain adalah bersikap jujur dan menjaga gaya percakapan. Menjaganya tetap sederhana dan menggunakan bahasa yang tidak terlalu rumit dan juga menggunakan kata-kata yang pertama kali terlintas di dalam pikiran”.

Apa saja ketujuh kiat menulis itu:

  1. Langsung ke inti dari penulisan
  2. Tulis draf.
  3. Jangan terlalu banyak teks.
  4. Jadilah penulis yang jujur.
  5. Jangan terlalu peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain.
  6. Banyak membaca karya karya penulis lainnya.
  7. Harus banyak berlatih menulis.

 

Oleh Daniel Scocco

Naskah asli diterbitkan dalam bahasa Inggris di dailywritingtips.com

Edisi bahasa Indonesia di edit oleh Dewi dari Buatbuku.com

Menulis Semudah Bicara

Siapa bilang menulis itu sulit. Menulis itu seperti halnya anda berbicara. Jika anda tidak percaya, coba anda rekam suara anda, berapa menit anda berbicara bla bla bla…

Selanjutnya silahkan anda putar rekaman tersebut, dan tuliskan apa yang telah anda ucapkan. Bisa dipastikan anda telah mengucapkan ribuan kata dan berlembar-lembar halaman.

Menulis itu sangat mudah, hanya butuh pembiasaan untuk menjadi kebiasaan.

Seperti halnya dulu anda masih kecil, anda terus berbicara sesuai dengan kemampuan.

Akhirnya melalui dorongan dan dukungan lingkungan sekitar anda bisa berbicara dengan jumlah ribuan kata.

Begitu pula dengan menulis. Anda hanya butuh membiasakan diri untuk menulis setiap saat dan setiap hari. Dengan sendirinya kemampuan anda akan terasah secara baik dan anda bisa menulis dengan baik.

Ada pertanyaan, kenapa disaat saya menulis, tiba-tiba saya berhenti ditengah jalan, dan bingung mau menuliskan apa? Entah ini saya harus bagaimana?

Persis masalahnya dengan anda berbicara. Berhentinya bicara karena anda kehabisan kosa kata.

Misalnya anda berbicara dengan menggunakan bahasa asing, sedangkan anda belum menguasainya dengan baik, selanjutnya anda harus berpidato, apa yang terjadi?

Dipastikan anda kehabisan kosa kata yang anda kuasai, berbicara menjadi berhenti.

Sama dengan menulis. Menulis adalah menuangkan segala apa yang ada dalam otak dan hati.

Jika berhenti di tengah jalan saat menulis, dan bingung mau dimulai dan dilanjutan dari mana, maka anda cukup dengan berhenti menulis dulu dan beralih pada kegiatan membaca.

Anda bisa membaca apapun di internet atau buku yang anda punya.

Baca sesuai dengan kebutuhan kata apa yang anda cari untuk mengembangkan dan melanjutkan tulisan anda. Jika anda sudah menemukan apa yang anda cari, dipastikan anda akan dapat melanjutkan tulisan anda.

Setidaknya anda menulis untuk diri anda sendiri.

Tidak ada bakat tanpa latihan. Dan tidak ada profesional tanpa terus mencoba. Maka sekarang adalah bagaimana anda terus dapat memotivasi diri untuk tekun dalam menulis.

Melalui pembiasaan diri ini maka nanti anda akan sangat mudah sekali menulis. Jari anda tidak bisa dihentikan lagi karena sangat banyak materi yang harus anda tuliskan.

Mari kita bersama membiasakan diri untuk menulis.

Semoga apa yang kita lakukan akan menjadi media kita untuk menjadi lebih baik. Salam

 

oleh Yudi dari Buatbuku.com