Bagaimana Membuat Buku Best Seller? Mungkin 5 Hal Ini Bisa Menjawabnya.

Silahkan Anda berselancar di dunia maya dan nyata untuk mencari cara paling ampuh dalam menulis buku best seller.

Jawabnya pasti hanya satu. Bahwa anda tidak akan pernah menemukan cara terampuh itu.

Menulis adalah kemampuan otomatisasi diri untuk berbicara dalam bentuk tulisan.

Semakin sering anda menulis, maka anda akan segera menemukan genre tulisan anda.

Banyak orang menghabiskan jutaan tabungannya untuk membeli panduan menulis buku best seller, atau mungkin mengikuti berbagai pelatihan menulis yang baik. Sehari mahir menulis mungkin? Atau menulis menggunakan metode trilyuner? Dan blablablabla..

Apakah anda termasuk orang di atas? Jika iya, saran saya segera hentikan sekarang juga. Tabunglah uang anda, dan sudahi berbagai bentuk kegiatan pelatihan atau seminar menulis yang menguras jutaan uang anda. Hentikan membeli buku-buku panduan menulis yang baik dan lainnya.

Anda akan menjadi penulis baik hanya dengan melakukan satu hal, yakni menulis, menulis, dan menulis secara rutin. Setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari, dan setiap nafas anda, anda harus menulis.

Tuliskan segala hal yang menurut anda bisa anda tulis.

Menulis sama dengan berbicara. Sejak kecil anda tidak pernah secara khusus berlatih berbicara. Namun budaya orang tua dan lingkungan menjadikan anda mampu berbicara dengan baik.

Maka segeralah menulis mulai sekarang.Ya sekarang!

Namun setidaknya ada 5 hal yang patut anda perhatikan jika anda menginginkan tulisan anda menjadi best seller.

Seperti yang dijelaskan oleh Gretchen Crary dalam Tips Menulis Buku Best Seller bahwa banyak hal yang bisa menjadikan tulisan anda best seller.

Tips 1: Carilah Daftar Buku Terlaris dan Terbaru.

Dua link berikut semoga bisa menginspirasi anda;
1. Jenis Buku Best Seller
2. Model Buku Best Seller

Anda juga bisa melakukan cek ke beberapa toko buku misalnya Gramedia untuk mengetahui tema buku apa saja yang sedang laris manis.

Melalui pengetahuan data riil ini anda akan bisa mengikuti trend tema yang benar-benar menjadi kebutuhan calon pembaca anda, sehingga buku anda akan memiliki peluang besar untuk mampu bersaing dengan buku-buku terbaik.

Kesalahan yang sering dilakukan penulis pemula adalah; 1. Ia menulis tanpa arah. Anda bisa bayangkan jika anda setiap hari berjalan dan tidak memiliki tujuan akhir yang jelas.

Berapa banyak tenaga, waktu, dan juga materi yang harus anda keluarkan untuk melakukan perjalanan itu.

Padahal anda tidak pernah mengetahui dimana ujung perjalanan anda.

Menulislah dengan tujuan yang jelas. Sederhana saja, dengan anda terus menulis pada tujuan dan arah yang jelas, yakin bahwa ada saatnya tulisan anda menjadi buku best seller.

2. Penulis pemula menulis tanpa rasa. Anda minum kopi tanpa menyadari dimana letak kenikmatan kopi. Ya sudahlah…..solusinya adalah segera banting setir. Cari dan minumlah minuman yang paling anda sukai.

Pasti anda akan bisa menikmati proses pembuatannya. Anda akan bisa menikmati rasanya. Dan pembaca juga akan merasakan hal yang sama seperti yang anda rasakan.

 

Tips 2: Jika Anda Sulit Menembus Penerbit Mayor, Terbitkan Buku Anda Dengan Mencari Penerbit Indie.

Ingat, anda itu siapa? Yang mengenal anda baru orang tua anda, anggota keluarga besar, beberapa teman, dan guru atau dosen anda waktu sekolah dulu. Mugkin guru dan dosen anda juga mulai lupa kepada anda, hehe

Penerbit mayor hanya akan menerbitkan buku penulis yang sudah dikenal dalam dunia literasi. Tetapi jika anda yakin bisa menembus culture ini, maka anda termasuk penulis pemula yang mendapatkan anugerah Tuhan.

Jika anda mampu menerbitkan buku anda sendiri lebih awal dari beberapa buku yang diperediksi (ingat tips 1) maka yakin buku anda akan terjual lebih awal dan laris.

Kemampuan intuisi dalam memprediksi pasar pembaca inilah yang sering menjadikan buku para penulis pemula tak mampu bersaing di pasaran. Akibatnya, dampak psikis merupakan musibah terbesar bagi anda. Anda akhirnya putus asa untuk menjadi penulis.

 

Tips 3: Fokuslah Pada Promosi Buku Anda Secara Mandiri. Ingat! Manfaatkan Media Social Seperti Facebook, Istagram, Twitter, dll. Kuatkan Pre Order.

Tak kenal maka tak sayang.

Keluarkan sedikit uang tabungan anda untuk iklan di medsos. Dengan beriklan maka buku anda akan menjangkau calon pembaca yang tepat dan berakibat membeli buku anda.

Perhitungan bisnis penting dalam hal ini.Untuk memiminimalisir modal, maka anda bisa melakukan sistem Pre Order untuk buku anda.

 

Tips 4: Doronglah Terus Supaya Buku Anda Dikenal dan Dibeli Banyak Pembaca. Fokus Pada Promosi Melalui Medsos Maupun Berbagai Komunitas Yang Anda Miliki Yang Akan Mampu Mendongkrak Penjualan Buku Anda.

Banyak penulis yang menganggap bahwa pekerjaannya selesai seiring dengan selesainya menulis bukunya.

Sebuah pemikiran yang tersesat tentunya.

Kekuatan terbesar adalah pada kegiatan promosi. Yaitu mengenalkan buku kita ke berbagai komunitas dan calon pembaca.

Pastikan buku anda mampu terjual 1 bulan lebih awal sebelum versi cetak di launcing.

Tips 5: Adalah Memastikan Bahwa Tanggal Launching Buku Anda Lebih Awal 1-2 Bulan Dibanding Toko Buku.

Jika buku anda sudah dikenal publik lebih awal melalui berbagai media dan komunitas, dipastikan saat buku anda di launching di berbagai toko buku akan terjual laris bak kacang goreng, hehe.

Penulis kebanyakan fokus pada kegiatan menulis. Menganggap bahwa hasil penjualan bukunya adalah kewajiban penerbit atau distributor. Sebuah anggapan yang fatal.

Faktor menjual terbesar adalah datang dari penulisnya langsung. Jika penulis mampu melakukan hal ini, maka wow, amazing……sebuah talenta yang jarang dimiliki oleh penulis.

Kemampuan menulis yang baik dibarengi dengan kemampuan marketing yang baik.

Keuntungan dari buku best seller anda akan menjadikan anda ketagihan menjadi penulis.

Perlu anda ketahui bahwa Andre Herata mampu mendapatkan 3.5 Milyar dari hasil penjualan 1 novelnya yg berjudul Laskar Pelangi.

Habiburrahman El Shirazy menghasilkan 2.4 Milyar dari Novelnya Ayat-Ayat Cinta.

Anda pasti bilang wow jika melihat berapa  Penghasilan J.K. Rowling dari profesinya sebagai penulis.

Tentunya masih banyak lagi contohnya.

Sekarang semua keputusan ada ditangan anda.

Menulislah sekarang. Buang jauh-jauh teori-teori menulis. Paksa jari anda untuk terus menari di atas keyboard. Apapun hasil tulisan anda, tersenyumlah karena anda dalam waktu 30 menit telah menghasilkan 1000 kata.

Keahlian menulis muncul seiring pengalaman dan jam terbang anda sebagai seorang penulis. Mustahil jika anda baru bisa menyetir mobil anda berani menyetir tanpa melihat kaca spion. Anda berani? Grogi iya. Hehe.

Menulis, menulis, menulis, dan teruslah menulis.

1 reply
  1. LastJacquie
    LastJacquie says:

    I see you don’t monetize your blog, don’t waste your traffic, you
    can earn extra bucks every month because you’ve got high quality content.

    If you want to know how to make extra $$$, search for:
    Mertiso’s tips best adsense alternative

    Balas

Trackbacks & Pingbacks

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *