3 Cara Lebih Produktif Dalam Menulis

Menulis itu mudah, yang sulit adalah menjadikan menulis konsisten dalam diri sehingga menghasilkan tulisan-tulisan berkualitas.

Tugas utama penulis adalah menjaga konsistensi menulis, karena dari konsistensi itu ia menjadi penulis.

Untuk meningkatkan konsistensi dalam menulis, berikut ada 3 cara yang bisa Anda lakukan.

1. Jangan menunggu Inspirasi

Tulislah apa yang ingin Anda tulis, tidak perlu menunggu inspirasi. Karena disaat Anda menunggu, maka ide tulisan tidak akan muncul.

Munculnya ide terbaik adalah disaat Anda terus menulis. Menulis dan teruslah menulis, maka menulis akan menjadi karakter Anda.

Ilustrasi yang diberikan oleh Isaac Assimov dan Hemingway adalah bahwa Anda tidak bisa menunggu wahyu Ilahi untuk menyerang. Anda harus menyerang lebih dahulu.

Anda harus segera menulis, entah Anda suka atau tidak. Karena ini adalah kunci supaya Anda terus dapat konsisten dalam menulis.

Semakin sering Anda mencoba untuk menulis, maka Anda akan dapat menciptakan lingkungan positif yang dapat mempercepat kesuksesan Anda.

Cobalah untuk membuat target tulisan setiap hari. Misalnya 1 jam di pagi hari Anda harus menyelesaikan 750 kata.

Melalui target itu maka Anda akan terpaksa dan konsisten untuk menyelesaikan target itu. Jika tidak maka Anda berhutang kepada diri Anda. Cobalah!

2. Jangan Pedulikan Kata Orang

“Kekuatan jiwa seseorang akan diukur dari seberapa banyak ‘kebenaran’ yang bisa ditolerirnya…” –Friedrich Nietzsche.

“Saya tidak akan berhenti menulis karena Anda tidak menyukainya” –Edward Albee.

Teruslah menulis secara konsisten, jangan mempedulikan perkataan orang lain tentang tulisan Anda.

Dengan terus menulis maka Anda akan sangat mudah melakukan pekerjaan itu tanpa Anda sadari.

Untuk menjadi seorang penulis, Anda perlu bersikap keras terhadap diri Anda dan orang lain, supaya fokus.

Jika tidak maka Anda tidak akan pernah dapat menghasilkan tulisan yang baik.

3. Berikan Penghargaan Untuk Diri Sendiri

Seorang penulis, fotografer, dan angkat besi James Clear berbicara tentang tulisannya sendiri berkaitan dengan kemenangan-kemenangan yang berhasil dilakukan oleh diri.

Bulletin mingguannya yang ditujukan untuk mengungkap kebiasan-kebiasaan dan rutinitas yang membuat orang luar biasa terbit setiap minggunya seperti salju yang indah.

Dia sangat mengerti kapan waktu ia tidak ingin menulis dan mengambil foto, tetapi dia mendisiplinkan diri untuk terus berpikir lebih baik dari apa yang dia rasakan.

Anda dapat menulis 10 kalimat dalam satu hari. Dan lakukan ini terus menerus secara berkelanjutan.

Dan Anda harus menghargai prestasi Anda sendiri.

Hanya dengan terus melawan kemalasan dan kebiasan buruk dalam diri maka Anda akan dengan cepat mencapai kesuksesan.

Kebanyakan orang gagal menjadi penulis adalah bukan dikarenakan mereka tidak bisa menulis, tetapi karena mereka tidak biasa untuk menulis.

Lawanlah ketakutan dan keraguan dalam diri.

Jangan pedulikan perkataan orang lain tentang Anda.

Teruslah maju dan menulis. Karena hanya dengan itu Anda akan menjadi penulis.

Ketabahan dan kesabaran.

Ketekunan dan keuletan dalam menulis akan mengantarkan Anda pada kebiasaan dan karakter diri sebagai penulis.

Kemampuan Anda dalam menulis akan terus berkembang.

Melalui pembiasaan diri, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi akan menjadi media menuju penulis profesional.

Berapa banyak tulisan yang harus Anda tulis?

Fokus saja pada apa yang Anda tulis.

Maka Anda akan menyelesaikan ribuan kalimat dengan mudah.

 

Oleh Wahyudi sumber writingcooperative.com

 

 

Cara Menulis Buku Harian Yang Menarik

Menulis buku harian adalah cara kita mengisi kenangan dalam hidup, tetapi juga memiliki manfaat lain seperti melatih kreativitas dalam menulis.

Menulis juga dapat membantu menjaga kesehatan mental kita.

Untuk membuat buku harian yang menarik intinya adalah fokus untuk membiasakan diri menulis dan menjadi kreatif.

Ringkasan

Jika kita sudah mencoba membuat catatan harian setiap hari dan ternyata kita tidak bisa terus melakukannya, maka cobalah membuat jadwal sehingga kita  bisa menulis dalam buku harian pada waktu yang sama setiap hari.

Buat tema harian, seperti buku harian  tentang rasa syukur,  impian, dan jangan takut untuk mencoret-coret atau menulis saat kita merasakan mood yang baik.

Bagaimana tips agar kita bisa terus menulis buku harian. Simak terus ya tips berikut ini:

Metode 1

Masuk ke kebiasaan menulis harian dengan cara:

1. Buat buku harian kita bermanfaat

Salah satu bagian yang paling sulit dari menulis harian adalah membiasakan menulis setiap hari.

Trik mudah untuk membiasakan adalah membuat buku harian kita mudah diakses dan terlihat.

Jika anda masih merasa sulit memulai, coba anda renungkan mengapa menulis setiap hari itu penting dan mengapa anda harus menulis untuk diri sendiri.

Banyak orang suka menyimpan buku harian ke mana pun mereka pergi, di saku, tas, atau ransel. Dengan cara ini kita  dapat menulis di buku harian setiapkali kita memiliki ide untuk menulis sesuatu.

Yang lain lebih suka menyimpan buku harian mereka di tempat yang dapat diakses di rumah mereka, seperti di samping tempat tidur.

Menyimpan buku harian di suatu tempat yang dapat melihatnya dapat membantu kita ingat untuk menulis setiap hari.

2. Jadwalkan waktu untuk menulis.

Banyak orang merasa nyaman untuk memilih waktu tertentu untuk menulis setiap hari.

Pilihan umum yang tepat adalah sebelum tidur atau bahkan ketika bangun tidur di pagi hari

Memiliki waktu penulisan terjadwal membantu kita mengembangkan rutinitas menulis setiap hari.

Ini membiasakan otak kita terbiasa menulis pada waktu tertentu.

Akhirnya kita akan menemukan kata-kata mulai mengalir lebih mudah pada waktu penulisan.

Tentu saja kita dapat menulis di buku harian  kapan saja.

Memiliki waktu penulisan yang terjadwal bukan berarti kita tidak bisa menulis di lain waktu.  Jika inspirasi menulis datang secara tiba tiba, maka kita bisa menulis lebih dari sekali sehari jika kita tergerak untuk melakukannya.

3. Jangan khawatir tentang pendapat orang lain.

Menulis buku harian adalah untuk kita sendiri bukan untuk orang lain.

Ketika kita menulis di buku harian jangan terlalu khawatir tentang aturan pengejaan dan tata bahasa atau bagaimana orang lain dapat menilai apa yang kita tulis.

Karena jika anda memperhatikan perkataan orang lain, itu dapat memperlambat menyalurkan kreativitas menulis.

Menulis buku harian hanya untuk diri sendiri, dapat membantu kita mengenal diri sendiri lebih baik, mengurangi stres.

Ini dapat berdampak positif pada kesehatan mental dan fisik kita.

Jika ada sesuatu hal di buku harian yang ingin kita bagi dengan orang lain, kita dapat mengeditnya nanti bila kita  khawatir tentang ejaan dan tata bahasa.

4. Buat “pertanyan” untuk masukan.

Beberapa hari tulisan kita akan mengalir dengan mudah dan alami.

Namun di hari hari berikutnya mungkin kita akan merasa kesulitan untuk memulai menulis, nah kita dapat membuat pertanyaan yang akan membantu kita untuk memulai menulisi. Berikut beberapa saran:

Mengapa saya malas menulis?

Apa yang saya lakukan kemarin/hari ini?

Pelajaran apa yang saya pelajari?

Apa yang saya rasakan saat ini?

Apa yang saya syukuri?

Apa yang saya baca kemarin/ hari ini?

Apa rencanaku untuk hari ini/besok?

Apa hal terpenting yang harus saya selesaikan hari ini / besok / minggu ini? Mengapa?

5. Gunakan peristiwa yang terjadi untuk masukan singkat.

Beberapa hari selanjutnya kita mungkin tidak punya banyak waktu untuk menulis, atau mungkin tidak merasa ingin menulis.

Dalam kasus seperti itu, tidak apa-apa untuk melakukan masukan singkat dengan hanya menggunakan beberapa poin tentang peristiwa atau pemikiran yang kita miliki hari itu.

Misalnya, bertemu teman lama untuk makan siang

Berdiskusi tentang program kerja.

Membaca novel atau buku cerita yang disukai.

Terkadang, poin-poin ini memberikan masukan untuk kita sebagai bahan untuk menulis, Lebih baik untuk menuliskan beberapa catatan daripada melewatkan satu hari tanpa menulis.

6. Jangan menyerah jika kita melewatkan satu hari.

Jika suatu hari kita sama sekali tidak ada ide untuk menulis, jangan berkecil hati.

Buku harian kita adalah untuk kita sendiri, dan tidak ada aturan yang mengatakan bahwa kita wajib menulis setiap hari.

Yang mengatakan wajib, cobalah untuk tidak melewatkan lebih dari dua hari berturut-turut menulis.

Melakukan hal itu dapat menyebabkan risiko  dari kebiasaan menulis.

 

Metode 2

Bottom of Form

Menjaga agar tulisan kita menarik denga cara:

1.Memberikan tujuan khusus buku harian kita.

Selama beberapa waktu dalam hidup kita, kita  mungkin tidak merasa banyak hal menarik terjadi.

Ini dapat membuat lebih sulit untuk menulis sesuatu yang menarik setiap hari.

Salah satu kemungkinan untuk menyiasati ini adalah mengabadikan buku harian kita untuk tujuan tertentu, dan menulis tentang itu setiap hari. Misalnya:

Sebuah buku harian proyek kerja, di mana kita mencatat kemajuan kita pada beberapa proyek yang sedang berlangsung, baik pribadi maupun profesional.

Buku harian tentang rasa syukur, di mana kita menulis setiap hari tentang sesuatu yang kita syukuri.

Buku harian tentang alam, di mana kita bisa menulis tentang tumbuhan, hewan, cuaca, atau hal-hal alami lainnya yang kita lihat setiap hari.

2.Terinci.

Membiasakan menulis tentang peristiwa secara detail tulisan kita yang menarik. Ini juga akan membuat buku harian kita lebih berguna untuk mengingat hal-hal yang terjadi.

Bahkan sesuatu yang sangat menarik bisa terasa hambar jika dideskripsikan tanpa rincian yang detail.

Misalnya kita menulis: “Aku  melihat penyanyi favoritku memainkan konser malam ini.”

Itu tidak terlalu menarik, tapi jika kita  menggambarkan tepuk tangan meriah dari kerumunan penonton, dan saat ketika penyanyi membungkuk  menyalami  penonton di deretan depan itu akan membuatnya lebih menarik untuk ditulis dan dibaca nanti.

3.Tulis tentang pikiran dan perasaan, bukan hanya kejadian.

Dengan cara yang sama tulisan kita akan lebih menarik jika kita mendeskripsikan refleksi pribadi tentang peristiwa yang terjadi pada diri kita.

Mengikuti contoh sebelumnya, kita bisa menggambarkan yang kita rasakan di saat-saat sebelum penyanyi favorit kita naik ke panggung, bagaimana tepukan yang meriah membuat seluruh tubuh terasa seperti bergetar, betapa senang dan bahagia kita ketika penyanyi  memainkan lagu favorit, dan seterusnya.

Ini juga dapat membantu kita menggunakan buku harian untuk memproses perasaan kita  selama masa-masa sulit.

4. Jujur.

Ingat bahwa tulisan ini hanya untuk kita sendiri. Mengisi buku harian dengan refleksi yang jujur ​​akan membuat pengalaman lebih bermanfaat. Mungkin juga akan membuatnya lebih menarik.

Ketika kita merasa bebas mengeksplorasi pikiran dan perasaan kita dalam tulisan ,maka kita akan merasa puas dengan tulisan kita.

5. Gunakan buku harian untuk menulis dengan kreatif.

Banyak orang berfikir bahwa menulis buku harian adalah tentang cerita pribadi, dan memang banyak buku harian yang seperti itu.

Tapi jangan takut walaupun begitu kita dapat menulis banyak kreativitas dalam buku harian kita, kecuali jika kita merasa tidak mempunyai banyak hal yang dibicarakan dalam kehidupan kita.

Beberapa orang menggunakan buku hariannya untuk menulis cerita pendek atau dari karya fiksi lainnya.

Kita juga dapat menulis dari puisi yang kita baca atau lirik lagu yang menginspirasi kita, sehingga kita bisa untuk menulis puisi atau lagu kita sendiri.

Materi ini bisa menjadi draf yang dapat kita kembangkan lebih lengkap nantinya atau bisa juga menjadi bagian dari tulisan pribadi di dalam buku harian kita.

6. Tambahkan gambar

Cara lainnya untuk membuat tulisan kita menarik adalah dengan menambahkan gambar, dan gambar yang menjadikan tulisan kita lebih hidup.

Kita dapat menggunakan buku harian kita untuk menulis kejadian dalam hidup kita dan menjelaskannya.

Contohnya ketika kita melihat penyanyi favorit  kita, kita dapat menempelkan tiket di halaman buku harian yang kita gunakan untuk menjelaskan tulisanmengenai konser penyanyi favorit kita.

Dan ternyata, menulis itu menyenangkan dan menyehatkan, walau terkadang rasa malas menulis itu menghampiri.

 

Naskah asli diterbitkan dalam bahasa Inggris di wikihow.com

Edisi bahasa Indonesia di edit oleh Dewi dari Buatbuku.com

Tujuh Tips Menulis dari Stephen King

Mungkin anda mengenal Stephen King dari novel-novel dan buku-buku fiksinya.

Meskipun King tidak terkenal dari beberapa penulis kontemporer lainnya, dia tahu cara menjual buku.

Baru baru ini Blog Positivity menerbitkan sebuah artikel dengan judul  tujuh tips penulisan yang diambil dari karya Stephen King.

Ini adalah salah satu kutipan dari poin ke empat:

“King memiliki kejujuran dalam karya fiksinya.

Dia bisa membuat kita merasa berhubungan langsung dengan dia dan karakternya.

Karena karya fiksi King sering berisi hal yang aneh dengan plot aneh yang jarang kita temui pada orang normal, saya pikir salah satu kekuatannya sebagai penulis adalah mampu menulis konten yang bisa saling dihubungkan.

Salah satu kunci untuk melakukan itu adalah memiliki kejujuran karakter dengan sisi buruk dan baik dan motivasi tinggi kenapa orang harus menulis untuk diri sendiri.

Pembaca bisa mengkaitkan dengan semua kesalahan, nafsu, ketakutan, kelemahan, dan momen-momen baik di setiap karakter.

Karakter King tampak seperti manusia sehingga dapat menciptakan koneksi yang kuat untuk pembaca yang mulai peduli tentang karakter.

Kunci lain adalah bersikap jujur dan menjaga gaya percakapan. Menjaganya tetap sederhana dan menggunakan bahasa yang tidak terlalu rumit dan juga menggunakan kata-kata yang pertama kali terlintas di dalam pikiran”.

Apa saja ketujuh kiat menulis itu:

  1. Langsung ke inti dari penulisan
  2. Tulis draf.
  3. Jangan terlalu banyak teks.
  4. Jadilah penulis yang jujur.
  5. Jangan terlalu peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain.
  6. Banyak membaca karya karya penulis lainnya.
  7. Harus banyak berlatih menulis.

 

Oleh Daniel Scocco

Naskah asli diterbitkan dalam bahasa Inggris di dailywritingtips.com

Edisi bahasa Indonesia di edit oleh Dewi dari Buatbuku.com

Menulis Semudah Bicara

Siapa bilang menulis itu sulit. Menulis itu seperti halnya anda berbicara. Jika anda tidak percaya, coba anda rekam suara anda, berapa menit anda berbicara bla bla bla…

Selanjutnya silahkan anda putar rekaman tersebut, dan tuliskan apa yang telah anda ucapkan. Bisa dipastikan anda telah mengucapkan ribuan kata dan berlembar-lembar halaman.

Menulis itu sangat mudah, hanya butuh pembiasaan untuk menjadi kebiasaan.

Seperti halnya dulu anda masih kecil, anda terus berbicara sesuai dengan kemampuan.

Akhirnya melalui dorongan dan dukungan lingkungan sekitar anda bisa berbicara dengan jumlah ribuan kata.

Begitu pula dengan menulis. Anda hanya butuh membiasakan diri untuk menulis setiap saat dan setiap hari. Dengan sendirinya kemampuan anda akan terasah secara baik dan anda bisa menulis dengan baik.

Ada pertanyaan, kenapa disaat saya menulis, tiba-tiba saya berhenti ditengah jalan, dan bingung mau menuliskan apa? Entah ini saya harus bagaimana?

Persis masalahnya dengan anda berbicara. Berhentinya bicara karena anda kehabisan kosa kata.

Misalnya anda berbicara dengan menggunakan bahasa asing, sedangkan anda belum menguasainya dengan baik, selanjutnya anda harus berpidato, apa yang terjadi?

Dipastikan anda kehabisan kosa kata yang anda kuasai, berbicara menjadi berhenti.

Sama dengan menulis. Menulis adalah menuangkan segala apa yang ada dalam otak dan hati.

Jika berhenti di tengah jalan saat menulis, dan bingung mau dimulai dan dilanjutan dari mana, maka anda cukup dengan berhenti menulis dulu dan beralih pada kegiatan membaca.

Anda bisa membaca apapun di internet atau buku yang anda punya.

Baca sesuai dengan kebutuhan kata apa yang anda cari untuk mengembangkan dan melanjutkan tulisan anda. Jika anda sudah menemukan apa yang anda cari, dipastikan anda akan dapat melanjutkan tulisan anda.

Setidaknya anda menulis untuk diri anda sendiri.

Tidak ada bakat tanpa latihan. Dan tidak ada profesional tanpa terus mencoba. Maka sekarang adalah bagaimana anda terus dapat memotivasi diri untuk tekun dalam menulis.

Melalui pembiasaan diri ini maka nanti anda akan sangat mudah sekali menulis. Jari anda tidak bisa dihentikan lagi karena sangat banyak materi yang harus anda tuliskan.

Mari kita bersama membiasakan diri untuk menulis.

Semoga apa yang kita lakukan akan menjadi media kita untuk menjadi lebih baik. Salam

 

oleh Yudi dari Buatbuku.com

5 Cara Menulis Kalimat Yang Baik

Anda ingin menjadi hebat? Anda harus percaya bahwa Anda bisa menjadi luar biasa!

Untuk menuju hal itu, maka Anda harus terus menulis apapun setiap waktu dan hari.

Lakukan itu dan Anda akan menjadi mesin tulis yang tak bisa dihentikan. Anda akan menjadi copywriter tangguh.

Lihat, semua yang Anda tulis … setiap posting blog, setiap halaman, setiap email, cerita pendek, atau posting status Anda di medsos… semuanya dimulai dan diakhiri dengan sebuah kalimat.

Anda harus terus mengasah keterampilan menulis kalimat Anda, sehingga setiap apapun yang telah Anda tuliskan akan terus menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain.

Ingin tahu bagaimana caranya menulis kalimat yang baik? Terapkan beberapa hal berikut.

 

Kuasailah bahasa Inggris lebih dari apa yang orang ketahui

“Keterampilan diperlukan untuk menghasilkan kalimat,” kata Stanley Fish.

Kalimat adalah mesin untuk menciptakan kreativitas.

Sebagai copywriter bukan hanya tentang menguasai bahasa Inggris. Ada lebih banyak lagi. Menurut Eugene Schwartz:

Tidak ada kalimat yang bisa efektif jika mengandung makna sendiri. Karena kalimat juga harus mengandung emosi, gambar, logika, dan pesan.

Anda harus terus belajar untuk menulis kalimat yang mengundang perhatian orang, dan Anda harus melakukannya secara alami.

Begini caranya.

 

Masukkan fakta

Ini tidak lebih dari subjek dasar dan pemberian kata kerja: “Musa makan roti.” Logis dan konsisten. Bangunan dasar sebuah cerita.

Anda memasukkan fakta dengan memikirkan 5 W: Siapa, Apa, Kapan, Dimana, Mengapa. Pikirkan yang spesifik dan konkret, tetapi bagaimana cara Anda mengatakannya itu juga penting.

Fakta-fakta baru dapat meningkatkan daya tarik emosional dari kisah sebuah sederhana.

 

Buat sebuah gambar

Bukan suatu kebetulan bahwa akar dari “imajinasi” adalah “gambar.”

Imajinasi adalah kemampuan orang melihat dunia yang Anda coba lukis.

Orang cerdas suka menggunakan imajinasi mereka.

Jangan menghina kecerdasan mereka dengan terlalu banyak menjelaskan, tetapi juga jangan menyalahgunakan kecerdasan mereka dengan membiarkannya.

 

Bangkitkan emosi

Anda dapat secara alami mendapatkan suasana hati ke dalam kalimat Anda jika Anda mengikuti dua langkah di atas.

Tetapi sebagai copywriter, Anda tidak ingin emosi menjadi sebuah pemikiran yang jelas. Anda harus merencanakan dan membuat emosi dengan hati-hati.

Anda harus tahu apa yang membuat pelanggan Anda terjaga di malam hari.

Apa yang membuatnya bangun pagi? Apa harapan, mimpi, dan ketakutannya? Dan kemudian Anda harus memasukkan emosi itu ke dalam kalimat Anda.

Silahkan identifikasi suasana hati klien atau calon pembaca tulisan Anda. Melalui hal ini Anda akan dapat menyesuaikan suasana emosi seperti apa yang harus Anda buat.

 

Buat janji

Sebagai copywriter, Anda tidak hanya tertarik untuk meningkatkan emosi orang-orang demi meningkatkan emosi.

Jika tidak Anda akan menjadi novelis atau penulis drama.

Jadi Anda membutuhkan orang untuk melihat sebuah harapan dalam kalimat Anda: Janji apa yang Anda berikan kepada pembaca dalam kalimat ini?

Keuntungan apa yang akan diperoleh pembaca?

Rasa sakit apa yang akan mereka hindari jika mereka mematuhi Anda?

Anda bisa belajar cara menulis dengan cara sedemikian sehingga orang tidak bisa menolak kata-kata Anda. Dan itu menarik jika pembaca tulisan Anda tepat.

 

Berlatih, berlatih, dan terus berlatih

Menulis kalimat yang bagus membutuhkan kerja keras.

Pada awalnya mungkin terasa sulit. Tujuannya adalah mencapai titik di mana Anda secara tidak sadar memadukan unsur-unsur ini sehingga tulisan terasa alami.

Berikut beberapa latihan untuk membantu Anda meningkatkan penulisan kalimat:

  1. Salin kalimat yang bagus: Tulis100 kalimat pertama Anda. Hafalkan sebagian dari strategi penjualan yang bagus.
  2. Membuka dan menutup paragraf:Sulit untuk secara sadar memikirkan setiap kalimat yang Anda tulis dalam artikel 500 kata. Namun, Anda bisa menuangkan energi ke setiap kalimat di dalam paragraf pembuka dan penutup .
  3. Judul: JudulAnda tidak akan menjadi kalimat lengkap, tetapi Anda punya kesempatan untuk fokus pada apa yang Anda tulis.
  4. Susuna subjek:Tidak seperti judul, Anda dapat menggunakan susunan subjek Anda dengan cara yang lugas. Tuliskan kalimat yang lengkap dan kuat. “Aku memikirkanmu ketika aku sedang bersantai.” Siapa yang tidak akan membuka email itu? Ukur respons dari klien, sesuaikan, dan uji lebih banyak ide.
  5. Tweets:Twitter adalah mekanisme sempurna untuk menyempurnakan kalimat Anda . Anda dipaksa untuk mengatakan banyak hal dalam 140 karakter. Dan Anda mendapat umpan balik. Orang-orang merespons – atau tidak. Periksa retweet, favorit, dan balasan. Dan jika Anda tidak mendapatkan respons, coba bagikan lagi.

 

Giliran Anda…

Setiap kalimat di halaman pertama blog Anda yang terdiri dari 500 kata mungkin tidak bagus.

Tetapi semakin Anda memperhatikan dasar-dasar di atas dan mempraktekkan tekniknya, maka Anda akan mendapatkan setiap draf tulisan yang bagus.

Jangan menyerah. Teruslah mencoba.

 

Oleh Demian Farnworth dalam tulisan asli di Copyblogger.com yang diterjemahkan dan dimodifikasi oleh BuatBuku.com.

 

Anda punya tulisan? Ingin tulisan Anda dipublikasikan di website BuatBuku.com?

Kirimkan tulisan Anda melalui email redaksi@buatbuku.com dengan subjek ARTIKEL.

 

 

Satu Alasan Mengapa Anda Harus Menulis Untuk Diri Sendiri

Menulislah sebelum kita dapat menulis untuk pembaca

Kita semua menginginkan jumlah pembaca tulisan kita banyak, pembaca yang banyak untuk membeli buku-buku kami, berlangganan blog kami, mendengarkan dan membaca apa yang kami katakan.

Anda menginginkan itu dan saya juga menginginkannya.

Jadi mengapa saya menyarankan Anda menulis hanya untuk diri sendiri?

Jika saya ingin pembaca yang berjumlah banyak, tidakkah saya harus menulis untuk orang-orang, atau untuk pembaca yang saya coba raih?

Jawaban saya tidak dan saya punya satu alasan.

 

Pernah Tulisan Saya Dibaca Satu Pembaca. 

Setiap artikel yang saya tulis, setiap cerita yang diterbitkan – saya menjamin hanya diri saya yang membaca.

Itulah mengapa saya harus menulis untuk, pertama dan terutama, diri saya sendiri.
Untuk menginspirasi. Untuk bergerak maju. Untuk tumbuh.

Jika saya tidak dapat menginspirasi diri saya dengan kata-kata saya, bagaimana saya bisa menginspirasi orang lain?

Saya mengambil pelajaran dari Scooter Braun,

“Jika Anda ingin menginspirasi dunia, pertama ilhami diri Anda sendiri.”

 

Oleh Alice Vuong dan berbahasa Inggris.  Tulisan asli di Writingcooperative.com diterjemahkan dan dimodifikasi oleh BuatBuku.com.

 

Anda punya tulisan tentang tips dan pengalaman menulis? Ingin tulisan Anda dipublikasikan di website BuatBuku.com?

Kirimkan tulisan Anda melalui email redaksi@buatbuku.com dengan subjek ARTIKEL.

 

Foto oleh Bruce Mars di Pexels.com

Mengapa Menulis Setiap Hari Itu Penting?

Daya pikat tulisan adalah seperti komitmen seorang terhadap narkotika; Anda tidak akan pernah bisa menggunakannya atau mendapatkan cukup dari itu.

Pengungkapannya mengandung lebih dari yang bisa diharapkan. Setiap kali seseorang duduk untuk menulis, maka setiap kali orang terkejut dengan keajaiban yang diciptakannya sendiri.

Jika Anda menulis setiap hari, itu artinya anda melakukan perbaikan untuk hari nii. Tetapi jika Anda tidak menulis setiap hari maka hari ini merupakan hari yang buruk.

Saya tidak pernah memiliki kepribadian yang adiktif, tetapi menulis adalah bagian dari diri saya, yang tanpa menulis hidup saya tidak dapat berfungsi secara maksimal.

Saya menerima tantangan #30post30days dan saya mampu melaluinya. Setelah itu saya memutuskan untuk mengambil cuti untuk satu alasan atau yang lain.

Saya memiliki tiga hari untuk menulis. Saya masih belum fokus. Pikiran ada di mana-mana. Rutinitasku ada di mana-mana. Segala sesuatu yang saya miliki di tempat seperti yoga, membaca, mengerjakan bisnis saya sendiri tidak pada tempatnya.

Ini sangat menarik bagaimana satu hal kecil dalam hidup Anda seperti menulis dapat berdampak pada sisa hidup Anda!

Jika Anda pikir itu sulit, itu akan sulit. Jika Anda pikir itu mudah, itu akan mudah.

Pikiran negatif seperti “Saya tidak pernah bisa menulis setiap hari dan menerbitkannya” menguap begitu Anda selesai melakukannya 

Saya membuktikan bahwa saya bisa. Tentu beberapa artikel bahkan tidak bisa dibaca. Beberapa mendapat komentar membaca yang bagus dan mendapatkan beberapa pengikut sebagai hasilnya.

Saya bahkan dibayar untuk tulisan saya untuk pertama kalinya dalam hidup saya!

 Namun, ini tidak pernah tentang pengikut atau berapa banyak yang membaca posting Anda.

Selalu tentang masalah apa yang Anda pecahkan dan solusi apa yang Anda berikan.

Menulis itu seperti memecahkan masalah kehidupan. Apa masalahnya? Apa solusinya? Ok, mungkin tidak langsung karena ada berbagai macam tulisan.

Nilai apa yang Anda berikan dengan tulisan Anda. Ini bukan tentang menjadi baik atau buruk. Selalu tentang nilainya. Kita semua ingin belajar sesuatu. Kami selalu ingin tahu jawaban atas sesuatu.

Dalam membaca karya hebat kami selalu menemukan jawaban dan selalu tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jika itu pertanyaannya.

Ketika saya pertama kali membaca di suatu tempat “menulis setiap hari” itu gila! Sekarang saya tahu menulis setiap hari adalah jawaban untuk semua kesadaran.

Saya tidak tahu bagaimana, tetapi menulis tampaknya meletakkan segala sesuatu pada tempatnya.

Mereka yang menulis setiap hari memiliki kehidupan yang teratur dan sehat.

Jika Anda memiliki sesuatu yang terus-menerus “berjalan” dalam hidup Anda seperti menulis, akan lebih mudah untuk memiliki sisa kehidupan agar teratur.

Ketika Anda memiliki pekerjaan yang Anda datangi setiap hari; ini adalah rutinitas Anda yang tidak terganggu yang Anda lakukan setiap hari; Anda cocok dengan semua hal lain di sekitarnya.

Segala sesuatu yang Anda inginkan Anda pasti cocok. Namun, satu hal tetap dan 9-5, yang sisanya bergeser di sekitarnya. Begitu juga tulisan Anda.

Setelah Anda menulis satu kali sehari, sisa hidup Anda akan indah.

Penulis menulis. Pelukis melukis. Musisi memainkan musik. Penyanyi bernyanyi. Sederhana! 

Terkadang hal yang paling sederhana adalah yang paling sulit dilakukan. Namun, itu semua ada dalam pikiran. Jika Anda memutuskan mudah, itu akan mudah. Siapa bilang sulit menulis setiap hari? Siapa bilang sulit bekerja setiap hari?

Kami adalah makhluk yang kuat. Kami menciptakan hidup kami seperti apa yang kami inginkan.

Kami punya pilihan yang selalu kami buat, apakah kami mengetahuinya atau tidak.

Anda adalah pencipta yang kuat dari kisah, buku, artikel, dan kehidupan Anda sendiri. Jika Anda seorang penulis, tulislah dan jangan pedulikan apa kata orang.

Jika Anda tidak hidup dalam kehidupan Anda sendiri, Anda mati kreatifitas dengan sendirinya.

Buka hatimu dan belajar hidup dengan keindahanmu setiap hari. 

Tetap menulis dan selamat menulis.

 

Oleh Erika Chaudhary dan berbahasa Inggris.  Tulisan asli di Writingcooperative.com diterjemahkan dan dimodifikasi oleh BuatBuku.com.

 

 

 

Anda punya tulisan tentang tips dan pengalaman menulis? Ingin tulisan Anda dipublikasikan di website BuatBuku.com?

Kirimkan tulisan Anda melalui email redaksi@buatbuku.com dengan subjek ARTIKEL.

10 Tips Memaksimalkan Judul Buku Anda

Ada banyak cara untuk menggali kreatifitas dalam memaksimalkan judul buku Anda. Namun setidaknya ada 10 hal yang patut Anda coba supaya judul buku Anda lebih unik, kreatif, dan terjual laris.

Pertimbangkan esensi buku Anda. Apa sebenarnya buku Anda? Apakah ada tema yang mendasari yang ada di sepanjang cerita Anda? Bagaimana dengan konsep atau perasaan universal?

Lihatlah teks buku Anda. Apakah ada garis yang melompat ke arah Anda? Adakah frasa yang meringkas tema buku Anda? Apakah ada sifat dalam karakter utama yang berjalan melalui jalan cerita?

Tambahkan perspektif. Bagaimana karakter Anda melihat diri mereka sendiri? Apakah mereka memiliki cacat atau kualitas tertentu? Kapan dan di mana kisah Anda terjadi? Apakah cerita Anda memiliki perspektif yang unik?

Perhatikan visualnya. Apakah ada pengaturan khusus dalam cerita Anda? Dapatkah Anda menggambarkan keunikan pengaturan atau tujuan utama?

Tambahkan beberapa misteri. Tarik minat pembaca dengan menggodanya sedikit dengan judul Anda. Buat pertanyaan, sebutkan sesuatu makna tanpa menjelaskannya atau nyatakan tema utama buku Anda sebagai dilema.

Cari judul terlaris dalam genre buku Anda. Perhatikan judul-judul yang menonjol bagi Anda dan pertimbangkan elemen-elemen yang menarik Anda kepada mereka. Bagaimana Anda bisa meniru efek itu dalam judul Anda?

Cari kata-kata dalam kamus. Balik ke halaman acak di kamus Anda dan lihat kata-katanya. Apakah ada di antara mereka yang menonjol? Tambahkan mereka ke daftar Anda dan ulangi.

Pertimbangkan lirik lagu dan garis dari puisi dan buku lain. Apakah ada lirik yang sesuai dengan genre dan tema buku Anda? Apakah ada garis puisi yang muncul bagi Anda? Tetaplah sadar akan hak cipta.

Tulis gratis. Catat setiap judul, kata atau kombinasi kata-kata yang muncul di benak Anda.

Ubah kata-kata Anda. Coba tambahkan kata sifat atau kata kerja ke ide utama buku Anda. Gunakan judul atau peran karakter Anda. Tukar kata yang lebih umum untuk kata yang lebih kuat, deskriptif, dan tidak biasa.

 

Kutipan dari tulisan asli di Iuniverse.com diterjemahkan dan dimodifikasi oleh BuatBuku.com.

Cara Menulis Judul Buku yang Baik

Menulis judul yang bagus untuk buku Anda akan membantu Anda memastikan ketepatan pembaca untuk membaca buku Anda. Judul buku yang bagus, efektif dan menarik, merupakan alat promosi yang bagus untuk sebuah buku.

Jika naskah Anda diterbitkan oleh penerbit mayor konvensional yang ada banyak orang — dari editor hingga perwakilan penjualan sampai manajer pemasaran — yang akan mempertimbangkan daya tarik calon pembaca dan keefektifan judul buku Anda.

Tetapi jika Anda menerbitkan sendiri buku Anda, keputusan untuk judul buku sepenuhnya terserah Anda, jadi penting untuk memahami apa yang perlu dicapai oleh judul buku Anda.

Selain mencerminkan konten yang telah Anda tulis, judul buku Anda (seperti upaya pemasaran!) Harus menciptakan respons emosional pada pembaca potensial Anda.

Jadilah Pembuat Judul Buku Anda Sendiri

Pembuat judul buku terbaik untuk naskah atau proposal Anda adalah  Anda, dan saya sarankan Anda membaca artikel ini untuk beberapa cara strategis.

Menulis Judul Buku yang Baik untuk Non-fiksi

Untuk judul buku non-fiksi, menulis judul yang bagus berarti membuat langkap tepat, pernyataan manfaat yang jelas tentang apa yang pembaca dapat pelajari. Beberapa contoh yang baik dan lugas meliputi:

a. Cara Memasak Segalany

b. Apa yang Diharapkan Saat Anda Mengharapkan

c. 20 Tahun Lebih Muda

d. 9 Langkah untuk Kebebasan Finansial

Menulis Judul Buku yang Baik untuk Novel Atau Naratif Non-fiksi

Menulis judul buku yang sukses dan menarik untuk fiksi atau non-fiksi narasi juga melibatkan atau merefleksikan isi utama buku.

Judul novel atau sejarah yang baik harus mencerminkan isi buku dengan cara menciptakan reaksi emosional dan rasa ingin tahu atau keduanya.

Entah Anda intrik, mempesona, teka-teki atau kemarahan, judul buku Anda seharusnya membuat calon pembeli buku berpikir, “Saya ingin tahu lebih banyak.” Berikut beberapa contohnya:

a. The Da Vinci Code – “Kode? Bukankah dia, seperti, seorang pelukis?”

b. Worth Dying For – “Apa itu?”

c. The Other Boleyn Girl – “Aku tahu tentang Anne, tapi siapa yang lainnya?”

d. Sebuah karya memilukan dari Jenius yang mengejutkan – “Benarkah? Kita akan melihat apa yang saya pikirkan!”

Menulis Judul Buku yang Baik, Versi Selebriti

Yang terkenal, seperti orang kaya, berbeda. Selebriti memiliki nilai lebih dan pengakuan atas nama mereka; sehingga mereka dapat membuat judul buku mereka sesuai keinginannya, asalkan nama dan gambar mereka menonjol di buku.

a. My Horizontal Life oleh Chelsea Handler

b. Saya Lucky Life In dan Out of Show Business oleh Dick Van Dyke

c. Kemudian Lagi oleh Diane Keaton

d. Bossypants oleh Tina Fey

 

Oleh Valerie Peterson  dan berbahasa Inggris.  Tulisan asli di Thebalancecareers.com diterjemahkan dan dimodifikasi oleh BuatBuku.com.

 

Cara Menulis Secara Konsisten (Walau Anda Merasa Malas)

Saya mengerti…

Beberapa hari Anda sedang  malas menulis. Inspirasi tidak ada dan Anda merasa seperti tidak memiliki sesuatu yang penting untuk dikatakan.

Karir menulis Anda tidak jelas karena Anda memiliki begitu banyak hal lain yang harus dilakukan – pekerjaan Anda, anak-anak Anda, hidup Anda, semuanya.

Anda terus mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda akan “menyiasati” tetapi Anda berkedip dan hari, minggu, bahkan bulan telah berlalu tanpa mengetik satu kata pun.

Bagaimana Anda bangkit ketika motivasi tidak ada?

Saya telah belajar beberapa tips, trik, dan pola pikir di sepanjang jalan. Sekarang saya menggunakan mereka karena saya tidak ingin menulis posting ini. Beruntung saya punya tips berguna ini.

The Diamond in the Rough

Saya sedang mendengarkan podcast hari lain yang menampilkan penulis dan mantan Navy Seal Jocko Willink. Bukunya, Extreme Ownership , menjelaskan pengalamannya dalam perang Irak dan menerjemahkan prinsip-prinsip kepemimpinan yang ia pelajari dalam situasi hidup atau mati ke dalam prinsip-prinsip yang dapat kita gunakan di berbagai bidang kehidupan kita dari bisnis hingga kreativitas.

Sebagai pemimpin pasukannya, dia bertanggung jawab atas kehidupan orang lain. Jika mereka mati karena kesalahan yang dia buat, dia harus bertanggunjawab.

Senang sekali mendengar perspektif seseorang yang bisa tetap bertanggung jawab di tingkat tertinggi dan pertanyaan yang diajukan pendengarnya selama pertunjukan memberikan jawaban sempurna bagi mereka yang mungkin berjuang dengan tulisan mereka.

Seorang pendengar podcast bertanya kepadanya tentang menemukan motivasi untuk mengejar karier kreatif. Dia menjelaskan bahwa konsep kepemilikan ekstrim tidak berubah dengan melibatkan bidang tertentu.

Seperti yang dikatakan Jocko, “Buku itu tidak akan menulis sendiri. Kuas tidak akan mengambil sendiri dan membelai kanvas. Anda harus melakukan pekerjaan itu. “

Dia mengatakan kepada pembaca untuk mendorong dan menulis apapun. Dia mengatakan bahkan jika Anda hanya mendapatkan 50 kata saja dari 1.000 kata, maka Anda memiliki 50 kata lebih dari yang Anda miliki sebelumnya. 50 kata itu dapat digunakan sebagai landasan untuk menciptakan lebih banyak kata.

Saya suka itu. Dan saya tahu persis apa yang dia bicarakan. Saya telah menulis 1.000 kata jelek hanya untuk mendapatkan 50 atau 100 kata hebat. Itu sepadan.

Beberapa penulis mengatakan Anda harus menulis 1.000.000 kata sebelum Anda dapat mempertimbangkan tulisan Anda dipublikasikan. Setelah Anda membungkus kepala Anda di sekitar gagasan bahwa menulis kata-kata jelek adalah bagian yang tidak terhindarkan dari proses, Anda akan menulis lebih banyak.

Ini sangat penting ketika Anda baru memulai.

Orang yang menulis paragraf yang sangat buruk itu sekarang telah menulis dua buku.

Mulai Dengan Apa

Penulis buku terlaris Simon Sinek menulis sebuah buku berjudul Start With Why , yang berbicara tentang munculnya “mengapa” untuk apa yang Anda lakukan untuk membuat Anda termotivasi. Namun, ketika berbicara tentang menulis, apa yang lebih penting daripada alasannya.

Anda perlu tahu apa yang akan Anda tulis, apa yang akan Anda lakukan untuk menarik perhatian, dan apa hasil yang Anda ingin capai oleh pembaca.

Buat Daftar Pembaca

Beberapa penulis merasa lebih mudah untuk menulis dengan satu orang tertentu dalam pikiran. Ini membantu mereka mempersempit fokus mereka. Jika Anda mencari arah pada pesan yang ingin Anda komunikasikan, daftar pembaca memberi Anda gambaran yang jelas tentang siapa yang Anda ajak bicara.

Daftar pembaca Anda adalah profil terperinci dari audiens target Anda. Dengan avatar ini berguna, saya dapat menulis langsung ke Jim, sambil menjangkau banyak anggota audiens target saya pada saat yang bersamaan.

Jadikan Hari Imajiner mereka

Orang-orang menyukai hasil. Mereka ingin menang, mengubah diri mereka sendiri, atau melakukan sesuatu yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.

Ketika berfokus pada pembaca Anda, pikirkan hasil yang akan mereka dapatkan.

Mari gunakan Jim sebagai contoh. Beberapa hasil positif yang mungkin bisa termasuk:

a. Menulis posting blog 1.000 kata pertamanya

b. Mendapat pengunjung pertamanya

c. Menulis selama 7 hari berturut-turut

Setelah Anda memiliki beberapa hasil dalam pikiran, Anda dapat menulis posting tentang hasil tersebut.

Misalnya, Anda dapat mengubah hasil yang disebutkan sebelumnya menjadi berita utama:

a. Panduan utama untuk menulis posting 1.000 kata pertama Anda

b. 5 Langkah Sederhana untuk Mendatangkan pengunjung Pertama Anda

c. Rapid Fire Writing – Cara Menulis Seminggu Tanpa Berhenti

Sekarang Anda memiliki ide bagus tentang apa yang harus ditulis. Jika Anda masih kehabisan ide, Anda dapat menambahkan langkah tambahan.

Buat Blue Print

Saya menggunakan teknik ini untuk menulis buku, tetapi juga dapat digunakan untuk posting blog.

Anda dapat menggunakan mind-map untuk mendapatkan ide-ide dari kepala Anda dan masuk ke halaman. Peta pikiran berfungsi seperti ini – Anda mengambil ide utama atau judul dan menuliskannya. Kemudian, Anda membaginya dengan kumpulan gagasan yang lebih kecil yang mendukung gagasan utama.

Dalam contoh saya tentang “Cara Menulis Seminggu Tanpa Berhenti” saya dapat mencabang ide utama dengan ide-ide seperti:

a. Ciptakan pola pikir yang benar

b. Tulis pada waktu yang sama setiap hari

c. Persiapkan gagasan sebelumnya

Anda dapat mengatur waktu selama 10 menit dan menuangkan sebanyak mungkin ide. Selanjutnya, Anda mengelompokkan ide menjadi garis besar dan mulai menulis.

Garis besar sederhana terlihat seperti ini:

[Intro]

[Gagasan utama 1]

[Ide Utama 2]

[Ide Utama 3]

Struktur esai sederhana. Anda membuat keajaiban terjadi di dalam struktur.

Saya hanya memberikan Anda sebuah takeaway yang jelas yang dapat Anda gunakan untuk menyampaikan kata-kata Anda ke halaman hari ini. Apakah kamu akan menggunakannya?

Tip dan trik membantu, tetapi kesuksesan selalu turun untuk menindaklanjuti.

Kunci Rahasia Tetap Semangat Sebagai Penulis

Anda tahu bagaimana saya tetap semangat? Saya fokus pada orang lain. Saya tahu saya harus datang untuk Anda.

Bahkan jika Anda hanya memiliki satu penggemar, Anda sekarang berhutang pada orang itu. Tulis untuk mereka.

Jika Anda tidak memiliki penggemar, saya dapat menunjukkan kepada Anda bagaimana menemukannya, tetapi ingat bahwa kata-kata Anda penting.

Jika Anda melakukan itu, Anda akan berhasil. Itulah arti dari menulis.

 

OlehAyodeji Awosika dan berbahasa Inggris.  Tulisan asli di  Writingcooperative.com diterjemahkan dan dimodifikasi oleh BuatBuku.com.